Teknalar

Kalkulator pemesinan

Kalkulator lendutan benda kerja bubut

Perkirakan lendutan benda kerja saat dibubut dari diameter, panjang, cara cekam, bahan, dan gaya potong, beserta batas rasio L/d dan saran memakai senter atau steady rest.

Lendutan maksimum

85,8 µm

  1. gaya potong F ≈ kc × ap × f = 2000 × 1,50 × 0,20 = 600 N
  2. I = π d⁴ ÷ 64 = 19.175 mm⁴
  3. δ = F L³ ÷ (3 E I) = 0,0858 mm
Rasio L/d = 4,8 — pakai senter kepala lepas. Lendutan membuat diameter di ujung lebih besar (benda jadi tirus) dan memicu getaran.
Perkiraan teori balok; mesin, chuck, dan pahat juga ikut melentur.

Kenapa benda panjang jadi tirus

Gaya potong mendorong benda kerja menjauhi pahat. Benda yang panjang dan kecil melentur lebih jauh di ujungnya, sehingga diameter di ujung lebih besar daripada dekat chuck, dan permukaan bergelombang karena getaran.

δ = F L³ ÷ (3 E I)  (chuck saja)  ·  I = π d⁴ ÷ 64

Karena panjang dipangkatkan tiga, menggandakan panjang menonjol membuat lendutan delapan kali lipat. Patokan bengkel: tanpa senter rasio L/d ±3; dengan senter kepala lepas ±10; lebih dari itu pakai steady rest atau follow rest.

Tanya-jawab singkat

Kapan perlu senter kepala lepas?
Bila panjang yang menonjol dari chuck lebih dari sekitar 3 kali diameternya.
Kapan perlu steady rest?
Bila benda sangat panjang dan ramping, kira-kira lebih dari 10 kali diameternya walau sudah ditopang senter.