Rumus RPM dan kecepatan potong
Kecepatan potong (Vc) adalah laju gerak tepi pahat — atau permukaan benda di mesin bubut — terhadap bahan, dalam meter per menit. RPM (n) adalah jumlah putaran spindle per menit. Hubungannya:
n = Vc × 1000 ÷ (π × D) · Vc = π × D × n ÷ 1000
D dalam milimeter: diameter benda kerja untuk bubut, diameter pahat untuk frais, diameter mata bor untuk pengeboran. Angka 1000 mengubah milimeter menjadi meter.
Contoh hitung
Membubut baja lunak Ø40 mm dengan pahat HSS, Vc 25 m/menit: n = 25 × 1000 ÷ (3,1416 × 40) = 199 RPM. Pada mesin bubut konvensional, pilih tingkat putaran terdekat di bawahnya (misalnya 180 RPM).
Perhatikan: pada RPM yang sama, pahat Ø40 bergerak dua kali lebih cepat di tepinya dibanding pahat Ø20. Karena itu diameter besar butuh RPM lebih rendah.
Butuh kecepatan pemakanannya juga? Lanjutkan ke kalkulator feed.
Tanya-jawab singkat
- Apa beda RPM dan kecepatan potong?
- RPM adalah jumlah putaran spindle per menit, sedangkan kecepatan potong (Vc) adalah laju tepi pahat terhadap bahan dalam m/menit. RPM yang sama menghasilkan Vc berbeda bila diameternya berbeda.
- Berapa kecepatan potong baja dengan pahat HSS?
- Sebagai titik awal, baja lunak sekitar 20–35 m/menit, baja karbon sedang 15–25 m/menit, dan stainless 10–20 m/menit untuk pahat HSS. Pahat karbida bisa beberapa kali lebih tinggi — ikuti katalog pahat.
- Kenapa hasil RPM tidak sama dengan pilihan di mesin?
- Mesin konvensional hanya punya tingkat putaran tertentu. Pilih tingkat terdekat, biasanya yang sedikit lebih rendah agar pahat lebih awet.

