
Permesinan Konvensional · Pelajaran 3 dari 6 · ±3 menit baca
Memilih Cutter Modul & Parameter Potong
Menentukan cutter, kedalaman potong, dan kecepatan yang sesuai.
Isi modul · 6 pelajaran
Urutan Menentukan Cutter
- Tentukan modul yang harus sama dengan roda gigi pasangannya.
- Hitung diameter luar bakalan: m × (Z + 2), lalu bubut bakalan sampai ukuran itu.
- Pilih nomor cutter dari set sesuai jumlah gigi yang akan dibuat.
- Tentukan kedalaman potong total, umumnya sekitar 2,25 × m untuk gigi standar.
Contoh: roda gigi modul 2 dengan 30 gigi memerlukan bakalan berdiameter 2 × (30 + 2) = 64 mm, cutter modul 2 nomor 4 (untuk rentang 26–34 gigi), dan kedalaman potong sekitar 2,25 × 2 = 4,5 mm.
Parameter Potong
- Gunakan kecepatan potong lebih rendah daripada frais rata biasa, karena seluruh profil gigi memotong sekaligus.
- Gunakan feed yang pelan dan konstan agar profil gigi tidak bergelombang.
- Untuk modul besar, potong dalam dua tahap: kasar lebih dulu, lalu finishing pada kedalaman penuh.
Perhatian: Jangan menghentikan pemotongan di tengah alur lalu melanjutkannya kembali. Bekas berhenti akan meninggalkan tanda pada permukaan gigi yang mengganggu kontak dengan roda gigi pasangannya.
Tips: Potong satu gigi lebih dulu, lalu periksa ketebalan giginya dengan gear tooth caliper sebelum melanjutkan ke gigi berikutnya. Mengoreksi kedalaman potong saat baru satu gigi jauh lebih murah daripada setelah seluruh gigi selesai.
Memilih nomor cutter involut (sistem 8 cutter)
| Nomor cutter | Jumlah gigi yang dipotong |
|---|---|
| 1 | 135 sampai rack |
| 2 | 55 – 134 |
| 3 | 35 – 54 |
| 4 | 26 – 34 |
| 5 | 21 – 25 |
| 6 | 17 – 20 |
| 7 | 14 – 16 |
| 8 | 12 – 13 |
Contoh: roda gigi 30 gigi modul 2 memakai cutter modul 2 nomor 4. Kedalaman potong total ≈ 2,25 × modul = 4,5 mm, biasanya dibagi dua langkah: pengasaran ±4,0 mm lalu finishing sisa ±0,5 mm.
