
CNC · Pelajaran 3 dari 8 · ±3 menit baca
Machining 2.5D Dasar
Jenis pekerjaan yang mencakup mayoritas kebutuhan frais CNC harian.
Isi modul · 8 pelajaran
Istilah 2.5D berarti tool bergerak mengikuti bentuk pada bidang XY, pada kedalaman Z yang tetap untuk setiap lapisan. Sebagian besar pekerjaan frais CNC sehari-hari masuk kategori ini.
- Facing
- meratakan permukaan.
- Contouring
- mengikuti bentuk tepi benda kerja.
- Pocketing
- mengosongkan area tertentu.
- Drilling
- membuat pola lubang.
- Slotting
- membuat alur.
Strategi Bertingkat
- Roughing dengan kedalaman besar, sisakan 0,2–0,5 mm pada dinding dan dasar.
- Semi-finishing bila bentuknya rumit atau materialnya banyak.
- Finishing dengan kedalaman kecil dan feed halus.
Tips: Kompensasi radius tool (G41/G42) memungkinkan kamu memprogram tepat pada garis kontur gambar, dan mesin yang menghitung pergeseran sebesar radius cutter. Keuntungan lainnya: saat cutter aus, cukup ubah nilai radius pada offset tanpa mengubah program.
Urutan kerja 2.5D yang umum
- Facing permukaan atas agar Z0 bersih dan rata.
- Pengasaran kontur luar dan pocket dengan sisa finishing 0,2–0,5 mm di dinding dan dasar.
- Membuat lubang: center drill, bor, lalu reamer atau tap.
- Finishing dinding dengan satu lintasan penuh kedalaman bila kekakuan tool memadai.
- Chamfer dan deburring tepi.
Pengasaran dengan keterlibatan radial kecil tetapi kedalaman besar (misalnya lebar potong 10–20% diameter, kedalaman 1–2× diameter) menyebarkan keausan ke seluruh panjang flute dan mengurangi panas dibanding slotting penuh.
Tips: Masuk ke pocket dengan ramping atau helix, bukan menukik lurus ke bawah. End mill lebih kuat saat memotong ke samping daripada saat mengebor.
