
CNC · Pelajaran 4 dari 8 · ±3 menit baca
Menulis & Mensimulasikan Program Sederhana
Struktur program utuh dan urutan verifikasi sebelum dijalankan.
50%
Isi modul · 8 pelajaran
Contoh pembelajaran bubut bergaya Haas: stok Ø50, diameter target Ø48 sepanjang 30 mm, Z0 pada muka stok, X dalam diameter, pahat kanan dan putaran M03. Diasumsikan turret berada di posisi pergantian tool yang bebas serta cekam di luar daerah potong. X/Z bersifat absolut, G99 memilih feed per putaran. Nilai parameter ini hanya contoh; setup, offset, dan sintaks harus cocok dengan mesin yang dipakai.
- G21 G18 G40 G99 — milimeter, bidang XZ, kompensasi ujung pahat dibatalkan, feed per putaran.
- G54 — memakai titik nol benda kerja nomor 1.
- T0101 — memilih turret tool 1 dan offset 1 pada format contoh ini.
- G97 S800 M03 — mode RPM tetap, spindle 800 RPM dengan arah M03.
- M08 — coolant dinyalakan.
- G00 X52 Z2 — gerak cepat menuju posisi aman dekat benda kerja.
- G00 X48 — mendekati diameter potong saat pahat masih di Z2, di depan muka stok.
- G01 Z0 F0.2 — mendekati muka stok dengan feed 0,2 mm/putaran.
- G01 Z-30 — memotong Ø48 sepanjang 30 mm; kedalaman radial = (50 − 48) ÷ 2 = 1 mm.
- G00 X52 — tarik pahat secara radial keluar dari stok sebelum kembali ke depan.
- G00 Z5 — kembali ke depan muka stok setelah bebas secara radial.
- M05 — spindle berhenti.
- M09 — coolant dimatikan.
- M30 — program selesai.
Urutan Verifikasi Sebelum Produksi
- Jalankan simulasi grafis dan amati lintasan tool.
- Lakukan dry run tanpa benda kerja.
- Jalankan benda pertama dengan mode single block.
- Turunkan feed override, lalu naikkan perlahan setelah yakin.
- Ukur benda pertama sebelum melanjutkan produksi.
Perhatian: Program yang terlihat benar di layar tetap bisa menabrak, misalnya karena work zero atau tool offset yang salah. Urutan simulasi, dry run, dan single block bukan formalitas — itu yang memisahkan kesalahan murah dari kerusakan mahal.
Bagian ini sudah jelas?
