
CNC · Pelajaran 1 dari 8 · ±3 menit baca
Sistem Koordinat Mesin CNC
Mesin bergerak berdasarkan koordinat, bukan perasaan operator.
Isi modul · 8 pelajaran
Seluruh gerakan mesin CNC ditentukan oleh koordinat. Karena itu memahami sumbu dan titik nol adalah syarat mutlak sebelum menyentuh pemrograman.
Sumbu pada Mesin CNC
- Frais CNC
- sumbu X (kiri-kanan), Y (depan-belakang), dan Z (naik-turun spindle).
- Bubut CNC
- sumbu Z sepanjang sumbu benda kerja, dan sumbu X untuk arah melintang.
Orientasi sumbu: frais CNC vs bubut CNC
Contoh frais tegak 3 sumbu dan bubut dasar 2 sumbu. Panah menunjukkan arah positif gerak tool relatif terhadap benda kerja; gerak meja bisa berlawanan. Pada bubut, +Z menjauhi cekam dan +X menjauhi sumbu putar. Nilai X umumnya diprogram sebagai diameter; mesin dengan sumbu tambahan atau mode radius perlu dibaca sesuai kontrolnya.
Perhatian: Pada bubut CNC, nilai X umumnya dinyatakan sebagai DIAMETER, bukan jari-jari. Perintah X20 berarti menuju diameter 20 mm, bukan bergerak sejauh 20 mm dari sumbu putar. Salah memahami hal ini akan membuat pemotongan meleset dua kali lipat.
Absolut (G90) dan Inkremental (G91)
- Mode absolut
- semua koordinat diukur dari titik nol benda kerja.
- Mode inkremental
- koordinat diukur dari posisi terakhir tool.
Contoh pada frais dengan mode G90/G91: tool sedang berada di X10. G90 X30 menetapkan posisi akhir X30; G91 X30 menggerakkan tool sejauh +30 hingga X40. Pada bubut, kode dapat berbeda: Haas dan banyak kontrol bubut Fanuc sistem A menggunakan X/Z untuk absolut dan U/W untuk inkremental; G90 merupakan siklus pembubutan, bukan pemilih mode absolut.
Absolut (G90) vs Inkremental (G91): tool di posisi X10
Contoh frais dengan G90/G91: X30 absolut berarti posisi akhir X30, sedangkan X30 inkremental berarti perpindahan +30 mm. Jangan menerapkan kode ini secara umum pada bubut: G90 dapat berarti siklus pembubutan; X/Z dan U/W dapat membedakan absolut dan inkremental.
Dua Jenis Titik Nol
- Machine zero
- titik nol tetap milik mesin, ditemukan saat proses homing.
- Work zero (G54–G59)
- titik nol benda kerja yang ditentukan operator.
Nilai work offset adalah jarak dari machine zero ke titik nol benda. Karena itu posisi dalam koordinat benda = posisi mesin − work offset. Contoh: G54 X = −250,000 dan layar posisi mesin X −230,000 berarti tool berada di X 20,000 koordinat benda.
Tips: Kesalahan menetapkan work zero adalah penyebab tabrakan paling umum pada mesin CNC. Selalu verifikasi titik nol sebelum menjalankan program secara penuh.
