
Praktik Industri · Pelajaran 2 dari 6 · ±3 menit baca
Estimasi Biaya Machining per Komponen
Menyusun harga dari komponen biaya yang sebenarnya.
Isi modul · 6 pelajaran
Komponen Biaya
- Biaya material — harga bahan termasuk bagian yang terbuang.
- Biaya mesin — tarif per jam yang mencakup penyusutan, listrik, dan perawatan.
- Biaya operator — upah per jam.
- Biaya pahat — harga insert dibagi jumlah komponen yang bisa dikerjakan per mata potong.
- Biaya tidak langsung (overhead).
Rumus sederhananya: biaya per unit = biaya material + (waktu total per unit × tarif mesin dan operator per jam) + biaya pahat per unit.
Contoh: waktu total 12 menit (0,2 jam) dengan tarif mesin dan operator Rp150.000 per jam menghasilkan Rp30.000. Ditambah material Rp25.000 dan biaya pahat Rp5.000, maka biaya produksi menjadi sekitar Rp60.000 per unit.
Tips: Perhitungkan juga risiko produk gagal. Bila 5% produk reject, biaya produksi efektif naik sekitar 5% — dan angka itu harus masuk ke harga jual, bukan ditanggung diam-diam.
Menyusun biaya per benda
| Pos biaya | Cara hitung | Contoh |
|---|---|---|
| Material | Berat bakalan × harga per kg + sisa potong | Rp18.000 |
| Mesin + operator | Tarif per jam × waktu per benda (termasuk bagian setup) | Rp150.000/jam × 6 menit = Rp15.000 |
| Pahat | Harga ujung potong ÷ jumlah benda per ujung | Rp60.000 ÷ 40 = Rp1.500 |
| Inspeksi & scrap | Waktu ukur + cadangan reject | Rp2.500 |
| Total biaya | Rp37.000 |
Tips: Simpan hitungan ini sebagai templat. Setelah pesanan selesai, bandingkan dengan waktu nyata dari catatan produksi — selisihnya adalah bahan belajar paling berharga untuk penawaran berikutnya.
