
Dasar · Pelajaran 4 dari 9 · ±3 menit baca
Prosedur Darurat & Penanganan Kecelakaan Kerja
Yang harus diketahui sebelum kejadian, dan dilakukan saat kejadian.
44%
Isi modul · 9 pelajaran
- 1Mengenali Bahaya & Menentukan Pengendalian
- 2Alat Pelindung Diri (APD) di Bengkel Mesin
- 3Guard, Interlock & Bahaya Bagian Berputar
- 4Prosedur Darurat & Penanganan Kecelakaan Kerja
- 5Penanganan Bahan & Cairan Berbahaya
- 6Isolasi Energi Berbahaya & LOTO
- 7Standar Operasional Area Kerja Aman
- 8Housekeeping, 5R & Pemindahan Material
- 9Bahaya Listrik & Kebakaran di Bengkel
Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Mulai Bekerja
- Letak tombol emergency stop pada setiap mesin yang kamu operasikan.
- Letak dan jenis APAR (alat pemadam api ringan) terdekat.
- Letak kotak P3K.
- Jalur evakuasi dan titik kumpul.
- Siapa yang harus dihubungi saat terjadi kecelakaan.
Langkah Saat Terjadi Kecelakaan
- Hentikan mesin — tekan emergency stop.
- Amankan area agar tidak ada korban tambahan.
- Beri pertolongan pertama sesuai jenis cedera; jangan memindahkan korban dengan cedera serius kecuali ada bahaya lanjutan.
- Hubungi tenaga medis atau supervisor.
- Catat dan laporkan kejadian — supaya penyebabnya bisa diperbaiki.
Cedera yang Paling Sering Terjadi
- Luka sayat akibat chip yang tajam.
- Mata kemasukan chip atau percikan coolant.
- Luka bakar dari chip atau benda kerja yang masih panas setelah dipotong.
- Jari terjepit saat memasang atau melepas benda kerja.
Perhatian: Kalau mata terkena partikel, jangan dikucek. Partikel lepas dapat dibilas di fasilitas pencuci mata sesuai prosedur. Bila geram tampak menancap, jangan dicabut atau ditekan: lindungi area dan segera minta pertolongan medis.
Bagian ini sudah jelas?
