
Dasar · Pelajaran 7 dari 9 · ±3 menit baca
Standar Operasional Area Kerja Aman
Checklist sebelum, selama, dan setelah mengoperasikan mesin.
78%
Isi modul · 9 pelajaran
- 1Mengenali Bahaya & Menentukan Pengendalian
- 2Alat Pelindung Diri (APD) di Bengkel Mesin
- 3Guard, Interlock & Bahaya Bagian Berputar
- 4Prosedur Darurat & Penanganan Kecelakaan Kerja
- 5Penanganan Bahan & Cairan Berbahaya
- 6Isolasi Energi Berbahaya & LOTO
- 7Standar Operasional Area Kerja Aman
- 8Housekeeping, 5R & Pemindahan Material
- 9Bahaya Listrik & Kebakaran di Bengkel
Sebelum Menyalakan Mesin
- Pastikan benda kerja tercekam kuat dan lurus.
- LEPAS kunci chuck dari cekam — periksa dua kali.
- Pastikan pahat terpasang kokoh dan terkunci.
- Singkirkan alat ukur, kunci, dan benda lepas dari bed mesin.
- Pastikan pelindung (guard) terpasang pada tempatnya.
- Pastikan kamu tahu posisi tombol emergency stop.
Selama Mesin Bekerja
- Jangan tinggalkan mesin menyala tanpa pengawasan.
- Jangan mengukur benda kerja saat masih berputar.
- Jangan menyentuh permukaan benda kerja yang berputar untuk 'mengecek halus'.
- Berdiri pada posisi yang tidak segaris dengan arah lemparan chip.
Setelah Selesai
- Matikan mesin dan tunggu sampai spindle berhenti total.
- Bersihkan chip menggunakan sikat, bukan tangan atau angin bertekanan.
- Kembalikan alat ukur ke tempatnya — jangan ditinggal di bed mesin.
- Laporkan kerusakan atau kejanggalan pada mesin.
Perhatian: Mengukur benda kerja saat mesin masih berputar adalah penyebab kecelakaan paling umum pada operator pemula. Selalu hentikan spindle lebih dulu, tanpa pengecualian.
Tips: Housekeeping bukan soal kerapian semata: lantai berminyak dan alat berserakan adalah penyebab tergelincir dan tersandung — dua kecelakaan yang sangat sering terjadi di bengkel.
Bagian ini sudah jelas?
