
Praktik Industri · Pelajaran 2 dari 6 · ±3 menit baca
Root Cause Analysis
Menemukan akar masalah, bukan sekadar menambal gejalanya.
Isi modul · 6 pelajaran
Memperbaiki gejala tanpa menemukan akar masalah membuat persoalan yang sama muncul lagi beberapa hari kemudian, sering kali pada batch yang lebih besar dan lebih mahal.
Metode 5 Why
Contoh penerapan: produk oval → kenapa? benda kerja bergerak saat dipotong → kenapa? cekaman kurang kuat → kenapa? rahang cekam sudah aus → kenapa? tidak pernah diperiksa → akar masalahnya: tidak ada jadwal perawatan preventif untuk cekam.
Mengelompokkan Penyebab (4M)
- Machine
- kondisi mesin, keausan, kekakuan, kelurusan.
- Material
- variasi kekerasan atau ukuran bahan baku.
- Method
- parameter potong, urutan proses, isi program.
- Man
- cara kerja dan pemahaman operator.
Tips: Kalau masalah muncul mendadak padahal sebelumnya baik-baik saja, cari apa yang BERUBAH — batch material baru, operator berbeda, insert baru diganti, atau program baru direvisi. Perubahan terakhir hampir selalu menjadi petunjuk terkuat.
Diagram tulang ikan (6M): semua kemungkinan penyebab di satu lembar
Tulis masalah yang terukur di kepala ikan, lalu isi tiap tulang dengan kemungkinan penyebab dari kategori manusia, mesin, metode, material, pengukuran, dan lingkungan. Diagram ini daftar hipotesis — setiap penyebab masih harus dibuktikan dengan data sebelum diperbaiki.
Dari 4M ke 6M
Selain 4M, banyak bengkel menambahkan dua kategori: Measurement (alat ukur, cara ukur, suhu saat mengukur) dan Environment (suhu ruang, getaran, debu). Keduanya sering terlewat, padahal benda yang diukur saat masih hangat atau mikrometer yang lewat masa kalibrasi dapat membuat produk baik tampak reject — atau sebaliknya.
- Tulis masalah yang terukur di kepala ikan, misalnya "Ø25 h7 kebesaran 0,02 pada 30% produk shift siang".
- Isi setiap tulang bersama operator, setter, dan QC — bukan sendirian.
- Tandai penyebab yang paling mungkin, lalu buktikan dengan data atau uji sederhana.
- Pakai 5 Why pada penyebab yang terbukti untuk menemukan akar yang bisa dicegah.
