
Dasar · Pelajaran 2 dari 6 · ±3 menit baca
Istilah & Nomenklatur Roda Gigi
Modul, jumlah gigi, dan ukuran-ukuran yang menentukan apakah dua roda gigi bisa berpasangan.
Isi modul · 6 pelajaran
Ukuran roda gigi tidak dinyatakan dengan diameter luarnya, melainkan dengan modul dan jumlah gigi. Dua istilah inilah yang paling sering dipakai saat memesan atau membuat roda gigi.
Istilah Dasar
- Jumlah gigi (Z)
- banyaknya gigi pada satu roda gigi.
- Modul (m)
- ukuran gigi dalam milimeter; makin besar modulnya, makin besar giginya.
- Diameter pitch (PCD)
- diameter lingkaran acuan yang saling menyinggung pada pasangan roda gigi; kontak gigi sebenarnya terjadi di sepanjang garis kerja. PCD = m × Z.
- Addendum
- tinggi gigi di atas lingkaran pitch, umumnya sebesar 1 × m.
- Dedendum
- kedalaman gigi di bawah lingkaran pitch, umumnya 1,25 × m.
- Diameter luar
- PCD ditambah dua kali addendum, yaitu m × (Z + 2).
- Sudut tekan (pressure angle)
- sudut antara garis kerja gaya kontak dan garis singgung lingkaran pitch, nilai umum 20°.
Dimensi dasar roda gigi lurus · contoh m = 2 mm, Z = 20
Lingkaran puncak (dₐ) — diameter luar
Lingkaran bagi (d) — acuan perhitungan
Lingkaran akar (df) — dasar celah gigi
Diameter bagi
d = m × Z
2 × 20 = 40 mm
Diameter luar
dₐ = m × (Z + 2)
2 × 22 = 44 mm
Diameter akar
df ≈ m × (Z − 2,5)
2 × 17,5 ≈ 35 mm
Addendum = jarak radial dari lingkaran bagi ke puncak gigi (≈ 1m). Dedendum = jarak radial dari lingkaran bagi ke akar (≈ 1,25m). Sudut tekan nominal pada contoh ini 20°.
Ilustrasi profil involute untuk spur gear full-depth standar tanpa profile shift; fillet akar disederhanakan. Nilai diameter akar dapat berubah menurut standar dan detail pemotongan.
Contoh: roda gigi dengan modul 2 dan jumlah gigi 30 punya PCD = 2 × 30 = 60 mm, dan diameter luar = 2 × (30 + 2) = 64 mm.
Karena lingkaran pitch dua roda gigi yang berpasangan saling menyinggung, jarak sumbu standarnya adalah (PCD1 + PCD2) ÷ 2 = m × (Z1 + Z2) ÷ 2. Contoh: modul 2 dengan 20 dan 40 gigi → jarak sumbu = 2 × 60 ÷ 2 = 60 mm.
Perhatian: Dua roda gigi hanya bisa berpasangan bila modul dan sudut tekannya sama persis. Jumlah giginya boleh berbeda — itu justru yang menentukan rasio. Roda gigi dengan modul berbeda tidak akan berkaitan dengan benar walaupun diameternya kebetulan mirip.
| Modul (mm) | Pemakaian yang Umum |
|---|---|
| 0,5 – 1 | Instrumen, mekanisme kecil, mainan presisi |
| 1,5 – 3 | Mesin perkakas ringan dan mekanisme umum |
| 4 – 6 | Gearbox mesin, transmisi beban sedang |
| 8 ke atas | Mesin berat dan alat angkat |
