
Permesinan Konvensional · Pelajaran 1 dari 7 · ±3 menit baca
Jenis-jenis Mata Bor & Penggunaannya
Memilih mata bor yang sesuai material dan tujuan lubang.
Isi modul · 7 pelajaran
Jenis Mata Bor
- Twist drill (mata bor spiral)
- paling umum; memiliki alur heliks untuk mengeluarkan geram. Sudut ujung 118° dan 135° adalah dua geometri yang umum, dipilih menurut bahan dan desain mata bor.
- Center drill
- alat pendek dan kaku untuk membuat lubang senter; untuk mengawali lubang bor, spot drill juga dapat digunakan sesuai kebutuhan proses.
- Step drill
- beberapa diameter dalam satu mata bor, cocok untuk pelat tipis.
- Countersink
- membentuk cekungan konis untuk kepala baut tirus; sudutnya harus sesuai baut.
- Counterbore
- membuat cekungan silindris berdasar rata untuk kepala baut silinder; tipe berpilot dipandu oleh lubang awal.
Kenali bentuk alat bor dari ujung potongnya

Render ilustratif untuk mengenali bentuk umum, bukan ukuran standar atau katalog alat. Center drill membuat lubang awal yang terarah; pilot counterbore memandu cutter di lubang yang sudah dibor. Cek geometri aktual dan rekomendasi pabrikan sebelum memilih alat.
Material Mata Bor
- HSS
- untuk baja lunak, aluminium, dan pekerjaan umum.
- HSS-Co (kobalt)
- untuk stainless steel dan material yang lebih keras.
- Karbida
- sangat keras dan tahan panas untuk produksi, tetapi getas dan mahal.
Sudut ujung mata bor (point angle)
Sudut pada gambar diukur di antara kedua sisi ujung, bukan sudut heliks alur. Keduanya tersedia dalam berbagai geometri. Pilih berdasarkan bahan, desain ujung (misalnya split point), dan panduan pabrikan.
Tips: Sudut ujung saja tidak menentukan kualitas lubang. Periksa material, desain ujung (misalnya split point), kekakuan mesin, feed, dan rekomendasi pabrikan. Geometri 135° sering dipakai untuk material lebih keras, tetapi bukan aturan tunggal untuk semua stainless.
