
Permesinan Konvensional · Pelajaran 6 dari 7 · ±3 menit baca
Merawat & Mengenali Mata Bor Tumpul
Mata bor tumpul bekerja lebih lambat, lebih panas, dan lebih berbahaya.
Isi modul · 7 pelajaran
Mata bor adalah alat potong yang paling sering dipakai dan paling sering dibiarkan tumpul. Banyak operator baru mengira mengebor memang selalu berat dan berasap, padahal itu tanda mata bornya sudah harus diasah.
Tanda Mata Bor Sudah Tumpul
| Gejala | Artinya |
|---|---|
| Chip keluar hanya dari satu sisi | Kedua sisi potong tidak sama panjang |
| Perlu tekanan jauh lebih besar dari biasanya | Ujung potong sudah tumpul |
| Muncul asap dan bunyi berdecit | Mata bor menggesek, bukan memotong |
| Lubang lebih besar dari diameter mata bor | Sudut kedua sisi tidak simetris |
| Ujung mata bor berubah warna kebiruan | Sudah terlalu panas, kekerasannya turun |
Perhatian: Mata bor yang ujungnya sudah membiru berarti telah kehilangan kekerasannya secara permanen akibat panas berlebih. Mengasahnya saja tidak cukup — bagian yang melunak harus diasah habis sampai ke material yang masih baik.
Syarat Asahan yang Benar
- Sudut ujung sesuai spesifikasi mata bor dan material; 118° dan 135° adalah pilihan umum, bukan ukuran wajib untuk semua pekerjaan.
- Kedua sisi potong harus sama panjang diukur dari sumbu.
- Kedua sisi harus bersudut sama besar terhadap sumbu.
- Ada sudut bebas di belakang mata potong agar tidak menggesek.
Tips: Dua sisi potong yang tidak sama panjang adalah penyebab lubang kebesaran yang paling umum. Hanya satu sisi yang benar-benar memotong, sehingga mata bor berputar tidak pada sumbunya dan lubang menjadi lebih besar dari diameter mata bornya.
