
Permesinan Konvensional · Pelajaran 5 dari 7 · ±3 menit baca
Mencekam Benda Kerja saat Mengebor
Kesalahan pencekaman di mesin bor menyebabkan cedera tangan paling sering.
Isi modul · 7 pelajaran
Mesin bor terlihat paling sederhana di antara semua mesin perkakas, dan justru karena itu pencekamannya paling sering disepelekan. Padahal gaya puntir yang timbul saat mata bor menembus sangat besar dan datang tiba-tiba.
Cara Mencekam Sesuai Bentuk Benda
| Bentuk Benda | Cara Mencekam |
|---|---|
| Balok atau pelat tebal | Ragum mesin bor, dikunci pada meja |
| Pelat tipis | Ragum dengan alas kayu di bawahnya (bahan korban) |
| Benda bulat / poros | Blok V (V-block) ditambah klem |
| Benda besar tidak beraturan | Klem langsung ke meja lewat alur T |
| Benda kecil dan pendek | Ragum tangan berpegangan panjang, bukan jari |
Perhatian: Pelat tipis adalah yang paling berbahaya. Saat mata bor hampir menembus, sisa material menipis dan mata bor langsung menggigit — pelat akan berputar mengikuti mata bor seperti baling-baling dan mengiris tangan yang memeganginya. Pelat setipis apa pun tetap harus dicekam.
Tanda Pencekaman Belum Aman
- Benda kerja bisa digeser dengan tangan setelah ragum dikencangkan.
- Ragum sendiri tidak terkunci ke meja, hanya diletakkan begitu saja.
- Benda ditahan dengan tangan langsung, bukan dengan alat.
- Tidak ada alas kayu di bawah benda sehingga mata bor akan mengenai meja.
Tips: Selalu letakkan alas kayu atau pelat korban di bawah benda kerja. Selain melindungi meja mesin, alas ini menahan material di sekitar lubang tembus sehingga tepi lubang tidak pecah atau berduri.
