
Praktik Industri · Pelajaran 5 dari 6 · ±3 menit baca
Kalibrasi & Perawatan Alat Ukur
Hasil inspeksi hanya sebaik alat ukur yang dipakai.
Isi modul · 6 pelajaran
Seluruh keputusan QC bertumpu pada angka dari alat ukur. Bila alatnya sendiri meleset, semua keputusan yang dibangun di atasnya ikut salah — dan kesalahannya tidak akan terdeteksi karena angkanya terlihat meyakinkan.
Pemeriksaan Harian oleh Operator
- Jangka sorong — tutup rapat rahangnya, pembacaan harus tepat nol.
- Mikrometer — tutup lewat ratchet, periksa garis nol; untuk ukuran di atas 25 mm gunakan batang standar.
- Dial indicator — tekan dan lepas beberapa kali, jarum harus kembali ke angka yang sama.
- Periksa permukaan ukur dari gores, karat, dan kotoran.
Kalibrasi Berkala
| Alat | Selang Kalibrasi Umum | Acuan |
|---|---|---|
| Jangka sorong | 6 – 12 bulan | Gauge block atau batang standar |
| Mikrometer | 6 – 12 bulan | Gauge block |
| Dial indicator | 12 bulan | Alat kalibrasi indikator |
| Gauge block | 2 – 3 tahun | Laboratorium bersertifikat |
Perhatian: Alat ukur yang pernah jatuh harus langsung ditandai dan diperiksa ulang, meskipun terlihat baik-baik saja dan pembacaan nolnya masih tepat. Benturan bisa membengkokkan rangka atau merusak permukaan ukur sehingga kesalahannya baru muncul pada rentang ukuran tertentu.
Tips: Simpan alat ukur dalam kotaknya, terpisah dari alat potong dan benda kerja. Jangan meletakkannya di bed mesin — selain berisiko terlempar, panas mesin membuat alat memuai dan pembacaannya berubah.
Kalibrasi vs verifikasi harian
| Kegiatan | Oleh | Frekuensi umum | Bukti |
|---|---|---|---|
| Kalibrasi | Lab terakreditasi / internal tertelusur | Sesuai interval (mis. 6–12 bulan) | Sertifikat & label status |
| Verifikasi nol / blok ukur | Operator | Setiap awal pemakaian | Lembar cek |
| Pemeriksaan setelah jatuh | Operator/QC | Segera | Alat dikarantina sampai diperiksa |
Interval kalibrasi dapat diperpanjang bila riwayat menunjukkan alat selalu stabil, dan harus diperpendek bila sering ditemukan di luar batas.
