
Dasar · Pelajaran 5 dari 9 · ±3 menit baca
Dial Indicator dan Penggunaannya
Mengukur penyimpangan, bukan ukuran mutlak.
Isi modul · 9 pelajaran
Berbeda dari jangka sorong dan mikrometer, dial indicator umumnya dipakai sebagai alat pembanding. Alat ini menunjukkan perubahan posisi probe terhadap suatu setelan atau datum. Makna angka akhirnya bergantung pada cara benda ditumpu, arah probe, datum, dan gerakan pemeriksaan.
Penggunaan yang Umum
- Memeriksa run-out benda kerja pada cekam — apakah benar-benar berputar center.
- Memeriksa kerataan sebuah permukaan.
- Menyetel benda kerja agar center sebelum proses dimulai.
- Memeriksa kesejajaran antar permukaan atau antar sumbu.
Langkah Dasar Pemakaian
- Pasang indicator pada dudukan magnet yang kaku dan kokoh.
- Sentuhkan ujung probe tegak lurus terhadap permukaan yang diperiksa.
- Beri preload — tekan sedikit sampai jarum bergerak dari posisi nol.
- Putar bezel untuk menyetel jarum ke angka nol.
- Putar atau geser benda kerja perlahan sambil mengamati jarum.
- Catat bacaan terbesar dan terkecil; selisihnya adalah total indicator reading (TIR).
Set-up pemeriksaan run-out dengan dial indicator

Probe diberi preload dan diarahkan radial terhadap permukaan poros. Benda diputar perlahan di atas tumpuan yang stabil, lalu bacaan maksimum dan minimum dicatat. Angka pada muka dial di foto hanya konteks visual—perhitungan TIR memakai diagram presisi di bawahnya.
Langkah memakai dial indicator, contoh hasil TIR 0,05 mm
Pasang pada dudukan magnet, sentuhkan probe

Dudukan magnet harus kaku dan tidak goyang. Probe disentuhkan tegak lurus terhadap permukaan yang diperiksa — dudukan yang goyang akan membuat kamu membaca goyangan dudukan, bukan penyimpangan benda kerja.
Beri preload, lalu nolkan lewat bezel
Tekan probe sedikit dari posisi bebasnya (preload) agar jarum selalu bisa membaca dua arah. Setelah itu putar bezel — bukan menggeser benda kerja — sampai angka nol pada bezel sejajar dengan jarum.
Putar benda kerja, amati jarum

Contoh dial 100 pembagian, 0,01 mm per garis (1 mm per putaran). Jarum oranye dan abu-abu menggambarkan dua posisi pada waktu berbeda: +3 garis dan −2 garis dari nol. Jarum tidak diperbesar sudutnya; selisih 5 garis menghasilkan TIR 0,05 mm.
Hitung total penyimpangan (TIR)
Total Indicator Reading adalah selisih antara simpangan maksimum dan minimum. Inilah angka yang menyatakan seberapa besar penyimpangan benda kerja terhadap sumbu putarnya.
Tips: Kekakuan dudukan menentukan akurasi. Dudukan yang sedikit goyang membuat angka yang kamu baca adalah goyangan dudukan, bukan penyimpangan benda kerja.
TIR adalah rentang bacaan indikator, bukan otomatis nilai eksentrisitas, kebulatan, atau run-out pada gambar. Interpretasinya harus mengikuti set-up dan karakteristik yang diperiksa. Untuk plunger indicator, arah gerak probe sebaiknya sejajar arah perpindahan yang ingin diukur; sudut yang salah menimbulkan cosine error.
Perhatian: Jangan biarkan probe tertabrak benda kerja secara tiba-tiba, misalnya saat benda mulai diputar sementara probe masih menempel pada bagian yang menonjol. Mekanisme di dalamnya halus dan mudah rusak.
