
Dasar · Pelajaran 3 dari 9 · ±3 menit baca
Jangka Sorong & Cara Baca Skala
Alat ukur yang paling sering dipakai sehari-hari di bengkel.
Isi modul · 9 pelajaran
Jangka sorong (vernier caliper) mengukur dimensi luar, dimensi dalam, dan kedalaman. Resolusi skala yang umum adalah 0,05 mm dan 0,02 mm. Resolusi adalah pembagian terkecil yang dapat dibaca; akurasi hasil juga dipengaruhi spesifikasi alat, kalibrasi, dan teknik pengukuran.
Bagian-bagiannya
- Rahang luar
- mengukur dimensi luar, misalnya diameter poros.
- Rahang dalam
- mengukur dimensi dalam, misalnya diameter lubang.
- Ekor / depth bar
- mengukur kedalaman lubang atau alur.
- Skala utama
- pembagian dalam milimeter.
- Skala nonius (vernier)
- skala geser yang menentukan angka di belakang koma.
- Kunci peluncur
- mengunci posisi agar pembacaan tidak bergeser.
Jangka sorong vernier 0–150 mm

Kenali bentuk fisiknya dahulu: rahang kecil untuk ukuran dalam, rahang besar untuk ukuran luar, batang tipis di ujung untuk kedalaman, dan slider membawa skala nonius. Ukuran tidak dibaca dari foto ini; gunakan garis skala presisi pada latihan dan simulator.
Cara Membaca (Resolusi 0,05 mm)
- Baca skala utama: angka milimeter terakhir yang sudah dilewati oleh garis nol pada skala nonius.
- Cari garis pada skala nonius yang paling lurus/segaris dengan salah satu garis skala utama.
- Kalikan nomor garis tersebut dengan 0,05 mm.
- Jumlahkan hasil skala utama dengan hasil skala nonius.
Contoh: garis nol nonius sudah melewati angka 24 mm, dan garis nonius ke-7 tampak paling segaris dengan garis skala utama. Maka hasil pengukuran = 24 + (7 × 0,05) = 24,35 mm.
Teknik Menyentuhkan Rahang
Kontak rahang harus melintasi diameter maksimum

Garis ukur melalui pusat poros
Kedua muka ukur menyentuh sisi yang berlawanan pada diameter maksimum. Cari bacaan terbesar yang stabil.
Garis ukur membentuk chord
Kontak bergeser dari pusat sehingga jarak antartitik lebih pendek daripada diameter; hasil terbaca terlalu kecil.
Rapatkan rahang dengan gaya ringan, lalu goyangkan alat sedikit melintasi pusat poros. Pertahankan muka ukur sejajar dan pilih bacaan terbesar yang stabil—bukan sekadar bacaan pertama yang muncul.
- Periksa kebersihan dan nol, lalu buka rahang sedikit lebih lebar dari benda.
- Tempelkan permukaan rahang secara penuh dan sejajar; jangan mengukur hanya dengan ujung rahang bila tidak diperlukan.
- Untuk diameter luar, gerakkan ringan melintasi pusat dan cari bacaan terbesar yang stabil tanpa memiringkan alat sepanjang sumbu.
- Ulangi di beberapa posisi bila ingin memeriksa ovalitas atau tirus. Jangan merata-ratakan hasil yang sebenarnya mewakili posisi berbeda.
Tips: Jangan menekan rahang terlalu kuat. Cukup sampai menyentuh benda kerja. Tekanan berlebih membuat hasil terbaca lebih kecil dari ukuran sebenarnya dan lama-lama merusak alat.
Perhatian: Sebelum mengukur, bersihkan rahang dan benda kerja dari geram dan oli. Bila pembacaan nol menyimpang, jangan langsung mengoreksi secara mental: ulangi pembersihan dan pemeriksaan. Pisahkan alat bila penyimpangan tidak hilang dan ikuti prosedur verifikasi atau kalibrasi fasilitas.
