
Permesinan Konvensional · Pelajaran 2 dari 7 · ±3 menit baca
Parameter Potong: Kecepatan, Feed, dan Kedalaman Potong
Tiga parameter yang menentukan hasil, kecepatan, dan keamanan proses bubut.
Isi modul · 7 pelajaran
- 1Bagian-bagian Mesin Bubut & Fungsinya
- 2Parameter Potong: Kecepatan, Feed, dan Kedalaman Potong
- 3Teknik Bubut Rata, Bertingkat, dan Tirus
- 4Dasar Pembuatan Ulir dengan Mesin Bubut
- 5Mencekam Benda Kerja: Chuck, Senter, dan Steady Rest
- 6Bubut Dalam (Boring) & Memotong (Parting)
- 7Set-up, First Cut & Kontrol Dimensi
Setiap proses bubut ditentukan oleh tiga parameter utama: kecepatan potong, feed (gerak makan), dan kedalaman potong. Memahami ketiganya adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang baik tanpa merusak pahat atau benda kerja.
Kecepatan Potong (Cutting Speed / Vc)
Vc adalah kecepatan relatif permukaan benda kerja terhadap ujung pahat, dinyatakan dalam meter per menit (m/min). Vc dihitung dari diameter benda kerja dan putaran spindle (RPM) dengan rumus:
Vc = (π × D × N) / 1000, dengan D = diameter benda kerja (mm) dan N = putaran spindle (RPM).
Setiap material punya rentang Vc yang direkomendasikan agar pahat tidak cepat aus atau patah, terutama untuk pahat HSS (High Speed Steel) yang umum dipakai pemula:
| Material | Vc HSS (m/min) |
|---|---|
| Baja Lunak (Mild Steel) | 20 – 35 |
| Baja Karbon Sedang | 15 – 25 |
| Aluminium | 60 – 100 |
| Kuningan (Brass) | 30 – 50 |
| Stainless Steel | 10 – 20 |
Feed (Gerak Makan)
Feed adalah jarak perpindahan pahat setiap satu putaran benda kerja, dinyatakan dalam mm/rev. Feed yang lebih besar mempercepat proses tapi menghasilkan permukaan lebih kasar; feed yang lebih kecil menghasilkan permukaan lebih halus tapi lebih lama.
Kedalaman Potong (Depth of Cut)
Kedalaman potong adalah seberapa dalam pahat masuk ke material pada satu kali jalan (pass), dinyatakan dalam mm. Pengurangan diameter total adalah dua kali kedalaman potong, karena pahat memotong dari keliling benda kerja yang berputar.
Perhatian: Kombinasi RPM tinggi, feed besar, dan kedalaman potong dalam secara bersamaan bisa membuat mesin bergetar, permukaan kasar, bahkan merusak pahat atau benda kerja. Untuk pemula, naikkan parameter secara bertahap, jangan langsung agresif.
Tips: Aturan umum pemula: mulai dengan kedalaman potong kecil (0.5–1 mm) dan feed sedang (0.1–0.2 mm/rev), lalu sesuaikan setelah melihat hasil dan kondisi mesin.
