
Dasar · Pelajaran 13 dari 13 · ±3 menit baca
Korosi & Cara Melindunginya
Menjaga komponen dan bahan baku tetap layak pakai.
Isi modul · 13 pelajaran
- 1Klasifikasi Logam
- 2Sifat Mekanik Logam
- 3Uji Tarik & Kurva Tegangan–Regangan
- 4Uji Kekerasan Brinell, Vickers & Rockwell
- 5Machinability, Panas & Pembentukan Geram
- 6Material Pahat: HSS, Karbida, Keramik, CBN & PCD
- 7Diagram Besi–Karbon & Struktur Mikro Baja
- 8Dasar Perlakuan Panas (Heat Treatment)
- 9Pengerasan Permukaan & Kedalaman Efektif
- 10Plastik Teknik & Material Non-Logam di Bengkel
- 11Memilih Material Sesuai Kebutuhan Komponen
- 12Membaca Kode Material
- 13Korosi & Cara Melindunginya
Korosi adalah interaksi material dengan lingkungannya. Bentuknya dapat berupa korosi merata, pitting, galvanik, celah, retak berbantuan lingkungan, atau bentuk lain. Pemilihan perlindungan harus dimulai dari material, pasangan material, temperatur, kelembapan, bahan kimia, desain drainase, dan umur layanan.
Pemicu yang Paling Sering
- Permukaan baru hasil pemesinan yang belum dilapisi apa pun.
- Sidik jari — keringat bersifat asam dan meninggalkan bekas karat.
- Coolant berbasis air dengan konsentrasi terlalu encer.
- Penyimpanan langsung di lantai atau di ruang lembap tanpa sirkulasi.
- Kontak dua logam berbeda dalam elektrolit yang dapat membentuk pasangan galvanik.
- Celah yang menahan cairan, deposit, atau cleaning chemical.
Permukaan baja tanpa dan dengan perlindungan

Dari kiri: permukaan hasil mesin, contoh karat awal akibat kontaminasi, perlindungan oli sementara, pelapisan seng, dan oksidasi hitam. Visual hanya ilustrasi; pemilihan perlindungan tetap bergantung pada lingkungan, umur layanan, toleransi, dan spesifikasi proses.
Cara Perlindungan
| Cara | Sifat | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Oli atau VCI | Perlindungan sementara dan perlu kontrol kemasan | Penyimpanan antarproses atau pengiriman |
| Cat atau powder coat | Barrier coating; preparasi dan kerusakan lokal penting | Struktur serta permukaan non-fitting |
| Zinc coating | Barrier dan perlindungan sacrificial dalam kondisi tertentu | Baja pada lingkungan yang kompatibel |
| Oksidasi hitam | Lapisan konversi tipis yang biasanya memerlukan oil/seal | Perkakas dan komponen tertentu |
| Paduan tahan korosi | Ketahanan bergantung grade, permukaan, fabrikasi, dan media | Lingkungan yang sudah didefinisikan |
Perhatian: Ketebalan dan pertumbuhan dimensi sangat berbeda antarproses; sebagian coating menambah material, sebagian mengubah permukaan, dan sebagian melibatkan difusi. Tentukan permukaan yang di-mask, allowance, metode ukur, serta dimensi sebelum/sesudah proses pada gambar dan purchase specification.
Tips: Gunakan bahan pelindung yang disetujui dan kompatibel dengan proses berikutnya. Oli yang salah dapat mengganggu pengelasan, painting, bonding, kebersihan pangan, atau perakitan—jadi identitas produk dan metode pembersihannya perlu dicatat.
Deret galvanik: logam mana yang dikorbankan
Bila dua logam berbeda bersentuhan dan terkena elektrolit (air hujan, air laut, embun, coolant), logam yang lebih aktif akan terkorosi lebih cepat. Urutan di air laut dari yang paling aktif ke paling mulia kira-kira: magnesium → seng → aluminium → baja karbon dan besi cor → kuningan dan tembaga → perunggu → stainless dalam keadaan pasif → titanium → grafit.
- Makin jauh jarak dua logam dalam deret, makin besar dorongan korosinya.
- Perbandingan luas berpengaruh besar: baut baja kecil pada pelat tembaga besar cepat habis, sedangkan baut stainless pada pelat aluminium besar relatif lebih aman.
- Pisahkan dengan ring isolasi, coating, atau sealant, dan cegah air terperangkap di sambungan.
- Pelapisan seng pada baja bekerja justru karena seng lebih aktif: seng dikorbankan untuk melindungi baja di bawahnya.
Menjaga stainless tetap tahan karat
- Stainless tahan karat karena lapisan pasif kromium oksida yang sangat tipis. Lapisan ini bisa rusak oleh klorida, celah sempit, atau kontaminasi besi.
- Serbuk besi dari sikat kawat baja, gerinda, atau meja kerja baja menempel di permukaan stainless dan menimbulkan bintik karat. Gunakan sikat, cakram, dan penjepit khusus stainless.
- Setelah fabrikasi, permukaan dapat dibersihkan dan dipasivasi dengan prosedur yang sesuai standar bila diminta spesifikasi.
Perhatian: Jangan memakai satu sikat kawat untuk baja karbon lalu stainless. Bintik karat yang muncul beberapa hari kemudian sering disangka material palsu, padahal penyebabnya kontaminasi di bengkel.
